• Call us: 0853xxxxxxxx55
  • ictuniera.ac.id

UNIERA Menjajaki Kerjasama dengan Kampus di Irlandia Utara

Gambar 1. Rektor Universitas Halmahera saat presentasi pada General Assembly PCI 2019.

Wari Ino-Tobelo—- Herson Keradjaan (Rektor UNIERA) telah melakukan kunjungan ke Belfast Irlandia Utara sejak 31 Mei -11 Juni 2019. Dalam kunjungan ke kota Belfast, Herson telah melakukan sejumlah pertemuan bisnis dengan mitra yang memiliki visi yang sama mengenai pengembangan sumber daya manusia.

“Saya telah menyampaikan tantangan dan peluang UNIERA, setidaknya ada beberapa hal, yaitu: 1), mahasiswa yang orangtuanya petani sekarang mengalami kesulitan karena harga kopra yang merosot; 2), kemampuan bahasa asing dosen dan mahasiswa UNIERA yang perlu ditingkatkan; 3), pertukaran mahasiswa-dosen UNIERA dengan universitas yang ada di Irlandia Utara” demikian kata Herson.

UNIERA melalui Badan Pekerja Harian Sinode Gereja Masehi Injili di Halmahera (BPHS GMIH) telah diikutkan dalam kunjungan delegasi GMIH atas undangan menghadiri General Assembly Presbyterian Church in Ireland (PCI) yang berlangsung 3-7 Juni 2019 di kota Belfast. Dalam kunjungan tersebut, Herson juga mengunjungi Queens University dan Union Theological Collsge dan menjajaki kerjasama bagi dosen UNIERA untuk studi lanjut S-3 maupun live in dalam rangka meningkatkan kemampuan bahasa inggris.

Selain pembahasan pokok kerjasama dengan Global Mission, dalam General Assembly PCI Herson juga menjadi salahsatu narasumber untuk menyampaikan pokok pikiran dalam Resolusi I sebagai bahan pertimbangan PCI mengampil keputusan penting tentang kerjasama internasionalnya dan bagaimana secara internal PCI merumuskan program tahunannya yang menjangkau seluruh jemaatnya di Irlandia Utara. Tentang resolusi I, Herson mengangkat isu kemiskinan di Halmahera dan daya saing masyarakat seiring masuknya perusahan transnasional di Halmahera. “saya khawatir orang-orang Halmahera tidak berdaya di tanahnya sendiri, sehingga saya secara sungguh-sungguh mendorong percepatan pendidikan bagi generasi muda Halmahera untuk bersama menghadapi era revolusi 4.0, termasuk menghadapi perusahan transnasional yang merusak alam Halmahera”.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe
Newsletter