• Hubungi kami: 0853- xxx- xxx55
  • ict@uniera.ac.id

Kegiatan IbM Kelompok Tani Hutan di Kecamatan Tobelo Kabupaten Halamehara Utara

Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) pada Kelompok Tani Hutan di Kecamatan Tobelo Kabupaten Halamehara Utara  ini dilakukan berdasarkan permasalahan dari kelompok mitra yakni; pengetahuan dan ketrampilan yang masih terbatas sehingga pengelolaan lahan yang belum optimal, kondisi ekonomi yang masih rendah serta tidak ada pendampingan bagi kelompok. Tujuan dari kegiatan ini adalah: untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok mitra, mengoptimalkan penggunaan lahan serta meningkatkan ekonomi. Kelompok mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 2 kelompok tani hutan, yaitu kelompok Silva Lestari dan Tunas Baru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka metode yang dilakukan untuk memecahkan masalah adalah:

  1. Memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang system agrforestri sehingga kelompok dapat mengerti tentang menerapkan system agroforestry untuk memanfaat tiap jengkal lahan dalam upaya meningkatkan pendapatan petani, bentuk sistem agroforestry yang akan dikembangkan adalah agrosilvo pastur yakni tanaman kehutanan dikombinasikan dengan tanaman pertanian dan peternakan. Tanaman kehutanan berupa:  binuang, sengon, pala dikombinasikan dengan tanaman pertanian berupa: jagung, sawi, cabe keriting dan umbi-umbian sedangkan peternakan; sapi dan ayam kampun
  2. Memberikan penyuluhan tentang peran dan manfaat hutan agar lingkungan atau ekologi tetap terjaga, fungsi secara langsung dan tidak langsun
  3. Pembuatan pupuk organik untuk mengembalikan tingkat kesuburan tanah.
  4. Pelatihan kewirausahaan tentang pembuatan embal aneka rasa dengan bahan baku tanaman ubi kayu dll.
  5. Pelatihan tentang manajemen usaha dan pengelolaan keuangan keluarga. Kegiatan ini dilakukan selama delapan bulan. Evaluasi kegiatan dilakukan sepanjang pelaksanaan kegiatan, baik sebelum, selama kegiatan berlangsung dan sesudah kegiatan maupun ketika semua kegiatan telah selesai. Kegiatan ini terdiri dari memperkenalkan dan menyampaikan kegiatan IbM kepada kelompok. Pelaksananan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi dan pelatihan. Kegiatan yang dilakukan dapat dirincikan sebagai berikut: Pemberian materi penyuluhan tentang pengelolaan hutan lestari dan penerapanya disampaikan oleh Jacob kailola, S.Hut, M.Sc agar kelompok dapat mengetahui tentang pengelolaan hutan secara lestari yang dapat memberikan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung. Lewat kegiatan ini masyarsakat dapat mengetahui sistem pengelolaan hutan yang lestari yaitu memperhatikan fungsi ekologi, social dan ekonomi.  Salah  satu cara untuk mengatasi kerusakan hutan atau lahan juga maka diterapkan sistem  agroforestry yaitu sistem penanaman tanaman kehutanan dengan kombinasi dengan tanaman pertanian danpeternakan; mendapat respon yang baikmelalui Tanya jawab.

Untuk manajemen dan pengelolaan keuangan kelompok; kelompok dapat memahami tentang manajemen dan pengelolaan keuangan yang baik, dan menarik bagi mereka terlihat dari respon mereka melalui babak diskusi dan Tanya jawab, mendapat tanggapan yang sangat baik darikelompok. Materi disampaikan oleh Pilus Rafraga, SE, M.Si. Kegiatan pembuatan pupuk organik dilakukan dengan pemikiran bahwa bahan yang di peroleh dengan mudah serta biaya terjangkau sehingga bermanfaat bagi masyarakat dalam mengubah pola pikir mereka dan upaya untuk mengatasi cara pertanian dengan sistem berpindah-pindah (shifting cultivation); mendapat respon yang baik dari kelompok Boni Bolango,  A.Mddan  Jacob Kailola, S.Hut, M.Sc.

Materi tentang kewirausahaan disampaikan oleh : Beatriks Limpong, SE, M.Sidan Veronica Resusun, S.Sos (pembuatan embal dari singkong) . Gambar Pelaksanaan kegiatan:

 

1 comment

  1. Jopi | 21/12/2017 at 20:13

    Mantap pak Carlos, hanya masih kurang fotonya. Tks

    Reply

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *